Sehat Menjelang Masa Purnabakti

Sehat Menjelang Masa Purnabakti

Usia purnabakti PNS rata rata di usia 58 tahun. Biasanya di usia tersebut sudah mulai ada kelemahan/gangguan fisik yang tampak. Bila belum ada keluhan maka boleh dikatakan kondisi fisik kita saat itu masih dalam keadaan bugar. Tapi mungkin juga sebenarnya sudah ada gangguan hanya belum termanifestasi dalam bentuk keluhan.

Untuk mengetahui status kesehatan kita persisnya seperti apa terutama bagi yang tidak ada keluhan maka perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti laboratorium, rontgen, EKG dan lain-lainnya dari yang sederhana sampai dengan yang kompleks.

Dari pemeriksaan sederhana (laboratorium lengkap) kita sudah bisa mendeteksi ada atau tidaknya gangguan pada beberapa organ tubuh kita. Semua pemeriksaan ini efektif dilakukan sebelum masuk masa purnabakti. Secara finansial, pemeriksaan sebelum masa purnabakti masih ditunjang penuh dan fasilitas pelayanan kesehatan masih dibantu oleh instansi.

Pada masa purnabakti fasilitas kesehatan yang disiapkan oleh pemerintah hanya dari BPJS. Karena itu sangat penting untuk mengetahui status kesehatan secara dini. Makin dini makin baik karena berhubungan dengan penanganan atau pengendalian gangguan atau penyakit tersebut.

Dengan harapan pada masa purnabakti kita sudah mengerti apa saja yang perlu dimonitor, bagaimana mengatasi dan mengendalikan gangguan atau penyakit tersebut. Tentu saja ini berhubungan nantinya dengan kontrol rutin ke dokter bisa 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan yang sifatnya kasus perkasus.

Secara umum untuk menjaga kebugaran seseorang dibutuhkan aktivitas fisik yang baik sesuai dan konsumsi makanan minuman yang sehat. Dengan demikian dapat mencegah berbagai macam penyakit dan menunda penurunan fungsi tubuh bagi yang sudah mempunyai penyakit tertentu.

Aktivitas fisik yang baik dan teratur pada para senior akan melatih keseimbangan tubuh sehingga memperkecil resiko jatuh, melatih ketajaman otak sehingga mengurangi kepikunan dan membuat tubuh lebih bugar sehingga memperlambat komplikasi suatu penyakit. Aktivitas fisik harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing masing.

  • Dianjurkan paling sedikit 150 menit untuk aktivitas fisik berintensitas sedang dalam seminggu atau 75 menit aktivitas fisik berintensitas berat dalam seminggu.
  • Setiap aktifitas pastikan durasinya paling sedikit 10 menit.
  • Bila sudah biasa, aktifitas fisik bisa ditambahkan durasi nya menjadi 2x lipat dalam seminggu.
  • Para senior yang memiliki masalah koordinasi tubuh sebaiknya melakukan latihan keseimbangan paling sedikit 3x seminggu.
  • Latihan otot dilakukan paling sedikit 2x seminggu.

Contoh aktivitas berintensitas sedang antara lain jalan kaki, sepeda santai, naik tangga, berkebun, bersih-bersih rumah dan lain lain.

Contoh aktivitas berintensitas berat antara lain yoga, taichi, berenang, jogging, jalan cepat jarak jauh, bersepeda, bulu tangkis dan lain-lain. Diskusikan dulu dengan dokter anda, bila tidak dianjurkan olah raga berat maka lakukan aktivitas fisik sedang setiap hari selama paling sedikit tiga puluh menit.

Untuk melatih otot tangan dapat dengan berkebun setiap hari. Bila mempunyai keterbatasan maka aktivitaslah sesuai kemampuan anda. Setelah aktivitas fisik kita perlu juga membahas soal makanan sehat. Semakin bertambah usia, tubuh mengalami perubahan. Ini terjadi karena sel-sel tubuh melemah secara alami.

Beberapa orang akan mengalami penuaan lebih cepat ditentukan oleh faktor genetik dan gaya hidup yang kurang sehat seperti kurang olah raga, tidak menjaga pola makan, sering terpapar polusi. Tetapi dengan bahan pangan tertentu yang memiliki khasiat anti-aging bisa membuat proses penuaan lebih sehat dan alami. Penuaan memang tidak bisa dihentikan atau dicegah. Tapi bisa diperlambat dengan perubahan gaya hidup.

Pada saat sudah menginjak usia 30 tahun, sebaiknya mulai memperhatikan makanan minuman yang dikonsumsi supaya mulai dapat merawat sel-sel tubuh yang ada agar tetap baik bahkan sampai pada masa purnabakti.

Beberapa jenis makanan yang mengandung anti-aging dan dapat dikonsumsi pada usia berapa saja antara lain alpukat, delima merah, berry (blue/ rasp/black), semangka, kacang kacangan, jamur, bayam, ikan, cokelat (dark chocolate), yogurt.

Sedangkan makanan yang baik untuk kesehatan otak antara lain alpukat, berry, ikan sayuran berdaun hijau gelap, gandum.

Pada dasarnya untuk mendapat kondisi kesehatan sehat dan bugar di masa purnabakti sudah harus dijaga dari usia muda sekitar 30 tahun dengan menjalani gaya hidup sehat dan konsumsi makanan minuman sehat.

 

Sehat Menjelang Masa Purnabakti

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *